Langsung ke konten utama

Postingan

Biodata Lengkap Ananda George

Assalamualaikum w. w. Berikut biodata Ananda George (Pemeran Prabu Siliwangi)  dalam serial Raden Kian Santang MNCTV 2012-2015 Nama : Ananda George Lahir : Bandung, Jawa Barat, 25 November 1979 Pekerjaan   : Aktor Twitter : @anandageorge Instagram : anandageorge25 Ananda George adalah aktor Indonesia. Ia dikenal luas sebagai pemeran Prabu Siliwangi dalam serial televisi Raden Kian Santang yang setiap hari ditayangkan di MNCTV. Pria asal Bandung ini juga berperan sebagai aktor dalam film multinasional The Raid. Sine-tron/FT V: 1. Lo Fen Koei. RCTI 2001 2. Cinta Memerah Darah. TV1 2002 3. Menulis Di Atas Air. RCTI 2003 4. Bintang Laut. RCTI 2003 5. Raja Maling. RCTI 2004 6. Putaran Mimpi Di Pinggiran Jakarta. RCTI 2004 7. Siapa Mati Terakhir. TRANS TV 2004 8. Ada Apa Dengan Cinta. RCTI 2004 9. Malam Pertama 2. SCTV 2004 10. Anak-anak Tajir. ANTV 2004 11. Si Cantik dan Si Buruk Rupa. RCTI 2005 12. Bunga Di Tepi Jalan. RCTI 2005 13. Astagfi...
Postingan terbaru

Inspiratif : Jangan Mudah Mengambil Kesimpulan Karena Asumsi

_Ada sepasang suami isteri ter-gesa² berlari menuju ke sekoci untuk menyelamatkan diri, pada saat terjadi kecelakaan yg menimpa sebuah kapal pesiar yang akan tenggelam._ _Tetapi saat sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yg tersisa. *Dengan segera sang suami melompat mendahului istrinya utk mendapatkan tempat itu, sementara sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum sekoci menjauh dan kapal itu benar² tenggelam.*_ _Guru yg menceritakan kisah ini bertanya pada murid²nya, menurut kalian, apa yg sang istri itu teriakkan? Sebagian besar murid² itu menjawab : *Aku benci kamu, egois, nggak tanggung jawab, nggak tau malu.*_ _Tapi ada seorang murid yg hanya diam saja, dan guru itu meminta murid yg diam itu menjawab, *Kata si murid, saya yakin si istri pasti berteriak... Tolong jaga anak kita baik².*_ _Guru itu terkejut dan bertanya, apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya? *Murid it...

Kisah Inspirasi : Utamakan Fakta Dalam Menyebarkan Informasi

Mungkin ini ada manfaatnya. Bagaimana seekor kerbau bisa mati hanya karena sebuah * OPINI * : 1. Sehabis pulang dari sawah KERBAU rebahan dikandang dengan wajah lelah dan nafas yang berat. datanglah seekor anjing, kemudian kerbau berkata: "aah..temanku aku sungguh lelah dan kalau boleh besok aku ingin istirahat sehari saja" 2. ANJING pergi dan ditengah jalan dia berjumpa dengan kucing yang sedang duduk di sudut tembok, kemudian anjing berkata: "tadi saya bertemu dengan kerbau dan dia besok ingin beristirahat dulu. sudah sepantasnya sebab boss beri kerjaan terlalu berat" 3. KUCING lalu bercerita kepada kambing: "Kerbau komplain boss kasi kerjaan terlalu banyak dan berat, besok dia tidak mau kerja lagi" 4. KAMBING pun bertemu ayam dan dia berkata: "Kerbau tidak senang bekerja dengan boss lagi , mungkin ada pekerjaan yang lebih baik lagi". 5. AYAM pun berjumpa dengan monyet dan dia bercerita pula: "Kerbau tidak akan kerja lagi untuk boss ...

SAJAK ATAS NAMA

 karya KH Mustofa Bisri (Gus Mus) ada yang atas nama Tuhan melecehkan Tuhan ada yang atas nama negara merampok negara ada yang atas nama rakyat menindas rakyat ada yang atas nama kemanusiaan memangsa manusia ada yang atas nama keadilan meruntuhkan keadilan ada yang atas nama persatuan merusak persatuan ada yang atas nama perdamaian mengusik kedamaian ada yang atas nama kemerdekaan memasung kemerdekaan maka atas nama apa saja atau siapa saja kirimkanlah laknat kalian atau atas nama Ku perangilah mereka dengan kasihsayang

SURABAYA (Puisi Hari Pahlawan)

(Puisi Hari Pahlawan oleh : KH Ahmad Mustofa Bisri) _____________ Jangan anggap mereka kalap jika mereka terjang senjata Sekutu yang lengkap Jangan kira mereka nekat karena mereka cuma berbekal semangat melawan seteru yang hebat Jangan sepelekan senjata di tangan mereka atau lengan yang mirip kerangka Tengoklah baja di dada mereka Jangan remehkan sesobek kain di kepala Tengoklah merah-putih yang berkibar di hati mereka dan dengar pekik mereka Allahu Akbar! _____________ Dengarlah pekik mereka Allahu Akbar! Gaungnya menggelegar Mengoyak langit Surabaya yang murka Allahu Akbar! menggetarkan setiap yang mendengar Semua pun jadi kecil Semua pun tinggal seupil Semua menggigil. _______________ Surabaya, O, kota keberanian O, kota kebanggaan Mana sorak-sorai takbirmu yang membakar nyali kezaliman? Mana pekik merdekamu yang menggetarkan ketidakadilan? ______________ Mana arek-arekmu yang siap menjadi tumbal kemerdekaan dan harga diri menjaga ibu pertiwi dan anak-anak negeri? Ataukah kini sem...

Gus Dur dan Kekuatan Membaca

Oleh Anggi Afriansyah Greg Barton penulis Gusdur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid dalam beberapa bagian bukunya menuliskan tentang kegandrungan Gus Dur membaca buku. Melalui catatan Barton kita dapat belajar betapa gemar dan cintanya Gus Dur terhadap buku. Kekuatan membaca Gus Dur seharusnya menginspirasi setiap santri di pesantren, para siswa secara umum yang sedang berjuang menggapai pengetahuan. Gus Dur membaca buku jauh lebih banyak dibandingkan dengan sebayanya. Rumahnya penuh dengan buku. Apalagi Gus Dur berasal dari keluarga pencinta ilmu dan ahli ilmu. sebagai cucu dari KH Hasyim Asyari dan anak dari Kiai Wahid Hasyim tak mengherankan jika Gus Dur sudah sangat senang membaca di usianya yang sanga belia. Ketika kuliah di Universitas Al Azhar salah satu tempat kegemarannya adalah perpustakaan. Ia terbiasa membaca di perpustakaan Universitas Amerika, Universitas Kairo, atau di perpustakaan Perancis. Gus Dur terbiasa membaca di mana ...

Selamat Datang Mahasiswa Baru (2)

oleh: Eko Prasetyo Kini tataplah wajah para pendiri republik ini. Tak ada kemewahan yang tampak di wajahnya. Air muka mereka menyiratkan harapan dan kehendak. Harapan bahwa negeri ini bisa dibangun dengan cara mandiri dan kehendak untuk membuat bangsa ini bisa punya pengaruh. Keyakinan itu kini rontok karena bangsa ini terlanjur terbelit dalam hutang dan sulit untuk menampik kehendak bangsa lain. Seperti kita ditampar melihat bangsa ini bingung untuk membuat rakyatnya sejahtera: diganti menteri, diganti kebijakan, hingga diganti kurikulum. Kita kehabisan akal karena kita tak punya gagasan, ide dan keberanian untuk mengambil jalan baru. Saatnya kalian sebagai mahasiswa memutus rantai kegelapan ini. Tak hanya dengan belajar tapi bergaul serta berpetualang melihat kehidupan rakyat miskin yang sebenarnya. Biarkan amarah kalian berkobar melihat ketidak-adilan dan jangan takut jika kalian memang punya keinginan untuk membela mereka. Mungkin tak ada dukungan atau mungkin kalia...